Training dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun

Training dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun jogja murah bandung jakarta bali cepu

Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun

Detail Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun – Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir antara lain untuk bidang inspektur tangki timbun di Indonesia yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Inilah yang diperlukan dalam bentuk proses sertifikasi inspektur tangki timbun.

Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistim Pelatihan Kerja Nasional pasal 5,6 dan 7 (diganti dengan Permenakertrans No. 8 Tahun 2012 Tatacara Penetapan SKKNI). Perumusan SKKNI ini disusun dengan melibatkan stakeholder yang berkaitan dengan substansi standar dan dilaksanakan oleh Panitia Perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk Tenaga Teknik Khusus yang bekerja pada bidang Inspektur tangki timbun sub sektor industri migas dan panas bumi. Sumber data diperoleh dari SNI, MOSS, Standar Internasional dan Workplaces bidang Inspektur tangki timbun.

Tangki timbun (storage tank) dirancang untuk beroperasi dengan kemampuan terhadap tekanan tertentu, sistem insulasi tertentu, dan menampung fluida/gas serta distribusi tertentu. Fungsi utama dari tangki timbun adalah untuk menyimpan minyak mentah atau minyak hasil dari proses kilang,  gas, chemical dan lain-lain.

Namun tak jarang tangki timbun beroperasi diluar batasan-batasan ini yang mengakibatkan risiko kecelakaan. Sering kali penyebab kecelakaan serius tersebut adalah kebocoran cairan, gas, dan limbah beracun. Tangki yang berisi zat tidak berbahaya sekalipun memiliki potensi bahaya. Pelatihan dan Sertifikasi Inspektur Tangki Timbun akan membekali dan memastikan kompetensi yang disyaratkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serius tersebut.

Tujuan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun

  • Memahami landasan hukum yang terkait dengan tangki timbun (storage tank) khususnya yang diaplikasikan pada industri migas
  • Peserta memahami serta mampu melakukan klasifikasi dan identifikasi tangki timbun yang sesuai dengan peruntukannya
  • Mampu melaksanakan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam instalasi, pengoperasian dan perawatan tangki timbun
  • Memahami standar material dan kode-kode yang berlaku internasional
  • Peserta valid dan dinyatakan kompeten dalam sertifikasi inspektur tangki timbun

Materi Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi BNSP Inspektur Tangki Timbun

  1. Pengantar Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI
  2. Persyaratan/ketentuan Rancang Bangun Tangki Timbun:
    a. Sifat kimiawi dari produk yang disimpan
    b. Pengawasan dari vapour yang terbuang
    c. Perlindungan terhadap isi tangki
    d. Safety dan peraturan lindungan lingkungan
  3. Jenis-Jenis Tangki Timbun Berdasarkan Tekanan Kerja, Bentuk dan Posisi serta Phisical Properties
  • Flammable Liquids (Class 1A, 1B dan 1C)
  • Combustible Liquids (Class II, IIIA dan IIIB)
  1. Mekanisme Instalasi dan Aplikasi Tangki Timbun
  2. Kelengkapan Tangki (Tank Accessories)
  3. Pemeliharaan Tangki
  4. Code dan Standard
  5. Pemahaman Unit Kompetensi Inspektor Tangki Timbun
  • Mengidentifikasi Klasifikasi Tangki
  • Melakukan Verifikasi Dokumen Tangki
  • Menerapkan Keselamatan Kerja di Tempat Kerja
  • Memverifikasi Konstruksi Tangki
  • Melakukan Verifikasi Perbaikan Tangki
  • Memverifikasi Alterasi Tangki
  • Melakukan Verifikasi Rekonstruksi Tangki
  • Melaksanakan Verifikasi Tangki Atmosferis pada Saat Beroperasi
  • Melakukan Verifikasi Tangki Atmosferis pada Saat tidak Beroperasi
  • Melaksanakan Verifikasi Tangki Tekanan Rendah
  • Melakukan Verifikasi Tangki Tekanan Atmosferis di Bawah Tanah pada Saat Beroperasi
  • Melaksanakan Verifikasi Tangki Tekanan Atmosferis di Bawah Tanah pada Saat Tidak Beroperasi
  • Mampu membuat Evaluasi dan Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Tangki
  • Membuat Laporan Hasil Pemeriksaan Tangki
  1. Pencegahan Potensi Bahaya Kebakaran dan Ledakan

Leave a Comment