Training Safety Riding

Training Safety Riding

Pelatihan Safety Riding

Apakah anda paham bahwa Lebih dari 70 % dari angka kecelakaan yang terjadi di Indonesia melibatkan sepeda motor. Para pakar keselamatan transportasi mengaitkan hal ini dengan kurangnya kesadaran akan keselamatan para pengendara motor.

Kalau anda paham sekecil apapun kecelakaan yang berkaitan dengan sepeda motor akan berpengaruh pada sosial dan ekonomi pengendara. Pernahkah anda tahu tentang dampak tidak langsung akibat kecelakaan ? ya, yang pertama kali dirasakan tentu hilangnya waktu produktif, selanjutnya biaya tak langsung yang mungkin tidak anda rasakan.

ORD Training menawarkan Pelatihan Safety Riding yang berhubungan dengan aktifitas dan pekerjaan anda, dengan fokus pada pencegahan kecelakaan, kinerja yang maksimal dan sikap waspada selama mengendara. Pengendara diperkenalkan dengan sikap dasar yang akan meminimalkan risiko berkendara.

Safety riding ini dimulai dengan

  • penerapan strategi berkendara dengan memperkenalkan jenis kendaraan yang digunakan
  • kondisi jalan jalan raya Indonesia, baik anda sendirian, goncengan dan dalam kondisi pelbagai arus lalu lintas, tujuannya adalah untuk meningkatkan praktik mengendara yang aman. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan kepada pengendara kesadaran akan kondisi fisik dan mental mereka sendiri, serta pengetahuan dasar mekanik .
  • Tentang Dasar berkendara : Di dalam penerapan di lapangan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Pengendara dalam berkendara sebagaimana yang diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan, antara lain seperti:
    • Kelengkapan kendaraan bermotor standar. (sesuai BAB VII Bagian Keempat tentang Perlengkapan Kendaraan Bermotor)
    • Kaca spion wajib ada 2 (dua) buah di kiri dan kanan. (sesuai BAB VII Bagian Kedua tentang Persyaratan Teknik dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor Pasal 48 Ayat 2 huruf a)
    • Lampu depan, lampu rem, riting kiri-kanan, klakson yang berfungsi. (sesuai BAB VII

Bagian Kedua tentang Persyaratan Teknik dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor Pasal 48 Ayat 3 huruf f; BAB IX Paragraf 2 tentang Penggunaan Lampu Pasal 107 Ayat 2 dan Ketentuan Pidana sesuai BAB XX Pasal 285 ayat 1; dan Pasal 290)

    • STNK dan SIM selalu siap / tidak expired. (sesuai BAB VIII Paragraf 3 Pasal 80 huruf d)
    • Plat Nomor di depan dan belakang . (sesuai BAB VII Bagian Ketujuh tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 68 dan Pasal 70; BAB XIX

Bagian Kedua Paragraf 1 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan Pasal 265 Ayat 1 huruf a; dan BAB XX tentang Ketentuan Pidana Pasal 280 )

  • Memakai perlengkapan/aksesoris Safety Riding yang relatif paling aman

Penjelasan diatas adalah sebagian besar dari materi Safety Riding yang dipersembahkan oleh ORD Training.  Didalam program itu akan diperkenalkan pula 5 Seeing Habits yang perlu diterapkan oleh para pengendara motor.

Program ini dikemas dalam dua paket: Program Pelatihan Satu Hari SRT-L1 (sesi teori 6 jam dan Praktek 2 jam) dan Program Pelatihan Dua Hari SRT-L2 (sesi teori 8 jam dan sesi praktik 8 jam).

Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan cara mengemudi dengan mengutamakan keselamatan dan mengurangi kecelakaan karena kelalaian, ketidak tahuan atau ketidak mampuan pengemudi dan pengendara yang berdampak pada peningkatan jumlah kecelakaan dan kehilangan jam kerja, dengan ini kami ingin memperkenalkan program pelatihan Mengemudi dan Mengendarai Keselamatan dengan mengendarai motor.

Pada akhir sesi diharapkan setiap peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara menyiapkan kendaraan roda dua dan apa yang harus diperiksa sebelum menjalankan kendaraan untuk memastikan kendaraan tersebut aman untuk dioperasikan. Perilaku di Jalan Raya. Selain itu diberikan seberapa baik langkah-langkah aman untuk mengemudi manuver di jalan raya.

Informasi Pendaftaran, Biaya dan Jadwal Tranining?

Hubungi Kontak Kami  atau email ke info@informasisertifikasi.com untuk mendapatkan informasi training terbaru.

Leave a Comment